Senin, 04 Februari 2019

PTQI Terima Pendaftaran Baru, Begini Antusiasme Para Peserta

Ptqi-mesir, Jumat(1/2) Pasca Ujian Termin Pertama Al-Azhar, PTQI membuka secara resmi program tahfidz dan tahsin angkatan ke-4 non mukim. Total pendaftar 120 peserta banin (laki-laki) dan 72 peserta banat (perempuan). Pembukaan program diadakan di sekretariat PTQI, acara tersebut bertujuan memperkenalkan PTQI lebih dekat sekaligus pembekalan bagi para peserta tentang program-program di PTQI. Acara pembukaan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, khusus banat yang berlangsung  pukul 14.00 Clt. Disusul sesi kedua dari jam 18.00 Clt sampai jam 20.30 Clt khusus peserta banin.

Acara pembukaan diawali dengan khotmil Qur'an oleh para peserta yang hadir. Kemudian pembacaan susunan acara oleh MC, Dilanjutkan pembacaan tilawah Al-Qur'an oleh Habib Abdurrahman. Sambutan ketua panitia, oleh Ahmad Nafi kemudian pengenalan program dan pembukaan program secara resmi oleh Ustadz H. Amril Muhaimin Lc.

Untuk perihal sistematika program PTQI, dibacakan dan dijabarkan langsung oleh Ustadz Mi'raj. Sesuai dengan visi PTQI, “Membentuk generasi yang berintelektual Qur’ani yang siap mengabdi kepada umat kapanpun dan dimanapun". Beliau menyampaikan bahwa ada dua program yakni program 'Tahfidz dan Tahsin', masing-masing program telah didesign sedemikian rupa,  dan aturan yang terstruktur dan sistematis untuk membantu para peserta program dalam meraih hafalan 30 juz baik secara kualitas maupun kuantitas.
"Ada tiga jenis seseorang yang apabila diberikan padanya kitab Allah, Fa minhum dzaalimun linafsihi, wa minhum muqtasidun, wa minhum sabiqun bialkhayrati biidzni Allahi. Di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah”. Papar Ustadz Amril, ketika menyampaikan pesan dan nasihat tentang indahnya menghafal Al-Qur'an. Selain itu beliau juga menceritakan kisah haru beliau saat bersama Al-Qur'an. Salah satu poin yang sangat beliau tekankan adalah 'Bukan seberapa cepat kita bisa menghafal Al-Qur'an, namun seberapa lama waktu yang kita lalui bersama Al-Qur'an?'

Perlu diketahui, biaya mengikuti program di PTQI gratis tanpa biaya sedikitpun, baik dari biaya pendaftaran maupun perbulannya. Namun, Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PTQI-Mesir ditahun ini dalam persyaratan pendaftaran memberlakukan garansi kesungguhan peserta dalam mengikuti program-program di PTQI, yaitu dengan membayar/menitipkan sejumlah uang dengan nominal tertentu ke pihak PTQI-Mesir. Dan uang ini akan dikembalikan ke peserta setelah menyelesaikan hafalan 30 juz, atau ketika peserta berhenti secara baik-baik.

Acara berlangsung dengan lancar. Para peserta tampak begitu antusias dan semangat untuk memperjuangkan cita-cita mereka menjadi penjaga kalam Allah nantinya. Sebelum acara diakhiri, MC membuka sesi tanya jawab seputar program PTQI, kemudian ditutup dengan doa. "Alhamdulillah acara pembukaan ptqi non mukim belajar sesuai harapan. Motivasi yang disampaikan sangat menyentuh. Saya juga suka dengan program tahfidz yang dibuat oleh PTQI ini. Setiap peserta tahfidz memegang target yang sudah ditentukan dari PTQI. Tentu ini suatu konsep yang sangat tepat. Dengan ini, peserta tahfidz tidak seenaknya menambah-nambah setoran sehingga mengabaikan murajaah. Padahal andai kita tau, menjaga hafalan itu lebih berat daripada menambah hafalan". Ungkap Sulaitin Afifah salah satu peserta yang hadir dalam acara tersebut.
Rep: Risma Z.
Red: Adam Huda


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Terbanyak Dibaca